Berita Terbaru

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Link Khusus

Pengunjung Online

Kami memiliki 39 tamu dan tidak ada anggota online

Kunjungan Web

2978624
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
649
1077
1726
2967018
23783
35969
2978624

IP Anda: 54.224.102.26
Waktu: 11-20-2017 20:32:31

Link

 

 


Perpustakaan


Sistem Akademik
Kapus Merah Putih


Bahan Ajar Online


Kelas Virtual

Fakultas Hukum UNTAG Semarang, 14 November 2017- Seminar Nasional yang diinisiasi oleh Fakultas Hukum UNTAG Semarang dan Fakultas Hukum Pendidikan Nasional Bali. Hadir dalam seminar Rektor UNTAG Semarang Dr. Suparno, Dekan Fakultas Hukum Dr. Edy Lisdiyono, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional Denpasar Dr AAA Ngurah Sri Rahayu Garda. Turut hadir para guru besar, wakil rektor, dosen dan mahasiswa UNTAG Semarang.

Hadir sebagai pembicara dalam seminar yaitu Kepala Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar Bali, Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda menuturkan bahwa masyarakat Bali memperhatikan permasalahan tumbuh dan kembang anak. Pelestarian Adat dan Kebiasaan di Bali salah satunya yang masih dipertahankan yakni pengakuan terhadap peraturan perarem tradisi ini diyakini memberikan perlindungan atas hak dan kehormatan anak. Perarem  boleh diartikan sebagai keputusan masyarakat tingkat desa, apabila dilanggar membawa konsekuensi. Perarem menekankan upaya pembinaan, pengawasan. Prinsipnya adat istiadat Bali tak menganjurkan hukuman melainkan perbaikan moral. Dekan Fakultas Hukum UNTAG Semarang menuturkan keanekaragam adat istiadat di Indonesia merupakan unsur dari kearifan lokal.

 

 

 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh