Berita Terbaru

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Link Khusus

Pengunjung Online

Kami memiliki 22 tamu dan tidak ada anggota online

Kunjungan Web

000254
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
254
0
254
0
254
0
254

IP Anda: 54.198.41.76
Waktu: 08-16-2018 06:04:51

Link

 

 


Perpustakaan


Sistem Akademik
Kapus Merah Putih


Bahan Ajar Online


Kelas Virtual

 Semarang, 10 Februari 2018 Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum UNTAG Semarang telah mengadakan seminar nasional  mengangkat tema "Penegakan Hukum Pasca Tax Amnesty Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 36/ 2017 tentang Pengenaan Pajak Penghasilan Tertentu Berupa Harta Bersih Yang Diperlakukan atau Dianggap Sebagai Penghasilan”. Bertempat di aula Graha Kebangsaan Kampus Untag Semarang, Jl Pawiyatan Luhur, Bendan Dhuwur.

Tujuan utama dilaksanakannya seminar nasional ini agar masyarakat umum mengetahui tentang peraturan yang berhubungan dengan pengampunan pajak dan  pajak penghasilan. Selain itu, agar masyarakat umum mengetahui batasan penghasilan yang dapat dikenakan wajib pajak dan terhadap warisan atau hibah yang sudah dilaporkan oleh pewaris atau pemberi hibah kepada direktorat pajak.

Hadir sebagai pembicara Hakim Mahkamah Agung (MA) Supandi menyatakan  masyarakat perlu diberikan sosialisasi agar mereka menyetorkan  pajak tanpa merasa terbebani. Mereka harus menyadari, bahwa pendapatan dari sektor pajak ini diperlukan untuk membangun negeri. Hanya, Pemerintah perlu membangun sistem perpajakan yang kuat, supaya seluruh hasil pajak bisa masuk ke kantong kas negara. Narasumber lainnya ialah Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Nani Indrayati yang juga eks Ketua Pengadilan Negeri Semarang serta konsultan pajak, Pho Seng Ka. Pho Seng Ka mengatakan, pajak dihimpun dari berbagai sektor profesi. Mulai Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, pedagang, bahkan penulis juga menjadi wajib pajak.

 

 

 

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh