Berita Terbaru

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

Powered by RS Web Solutions

Link Khusus

Pengunjung Online

Kami memiliki 19 tamu dan tidak ada anggota online

Kunjungan Web

3229572
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Akhir minggu
Bulan ini
Akhir bulan
Total
245
1298
245
3222614
21294
28987
3229572

IP Anda: 54.158.30.219
Waktu: 06-24-2018 09:59:05

Link

 

 


Perpustakaan


Sistem Akademik
Kapus Merah Putih


Bahan Ajar Online


Kelas Virtual

7 April 2018, Mahasiswa semester 6 Fakultas Hukum UNTAG Semarang di dampingi oleh para dosen mengadakan kunjungan ke pulau Bali sebagai bagian dari perkuliahan lapangan guna memperlajari budaya hukum dan pencegahan aksi terror berbasis peran aktif mahasiswa.

"Masyarakat Bali dikenal dengan adat dan tradisinya. Kondisi itu menjadikan terdapat budaya hukum seperti desa adat yang masih tetap lestari meski usianya ratusan tahun. Belum lagi kesadaran tinggi masyarakatnya terhadap ketertiban dan keamanan wilayahnya,’’tutur Dekan FH Untag, Dr Edy Lisdiyono, disela upacara pemberangkatan delegasi kuliah kerja praktek (KKP) 2018.

Bali menarik untuk menjadi lokasi KKP. Keberadaan banyak desa adat yang masih lestari memiliki daya pesona tersendiri. Utamanya kemenarikan dalam persoalan kajian hukum di masing-masing desa adat. Desa pakraman berfungsi melayani kepentingan adat, budaya, dan keagamaan masyarakat. Adapun, desa dinas selayaknya desa atau kelurahan pada umumnya melayani kebutuhan administrasi rakyat berkenaan kependudukan, pendidikan, dan sebagainya

Peserta KKP juga diajak mengunjungi berbagai instasi yang menjadi ujung tombak penegakan hukum di Pulau Dewata, melaksanakan audiensi dengan pihak Polda dan Badan Pertanahan Nasional Bali. Selain itu peserta KKP hadir dalam pelaksanaan seminar nasional bersinergi dengan Universitas Warmadewa Bali mengenai pemberantasan terorisme dan menjaga keutuhan NKRI. Seminar ini ikut melibatkan pembicara pakar hukum Untag, Dr Retno Mawarini. 

 

Add comment


Security code
Refresh